Jakarta, 10 Nopember 2013
Applikasi
Upaya untuk mengelola
proses pencapaian sasaran2 strategis sebuah organisasi secara efisien dan
efektif, inilah yang berusaha dilakukan oleh Manajemen Kinerja Strategis atau Strategic- Performance Management (SPM). Pengelolaan ini adalah dalam bentuk
perencanaan, pengukuran dan perbaikan kinerja organisasi. Kinerja, dalam konteks
ini, adalah perbandingan antara hasil alias pencapaian aktual (actual results) dengan hasil alias
pencapaian yang diharapkan (desired
results).
Evaluasi kinerja itu sendiri diadakan secara bertahap dan berkala dalam periode tertentu selama proses pencapaian. Masalah kinerja muncul ketika actual results dibawah desired results, sehingga menimbulkan penyimpangan atau perbedaan (discrepancy). Setiap discrepancy memberikan acuan untuk perbaikan kinerja (performance improvement) dengan mencari penyebabnya dan mengambil tindakan2 perbaikan.
Evaluasi kinerja itu sendiri diadakan secara bertahap dan berkala dalam periode tertentu selama proses pencapaian. Masalah kinerja muncul ketika actual results dibawah desired results, sehingga menimbulkan penyimpangan atau perbedaan (discrepancy). Setiap discrepancy memberikan acuan untuk perbaikan kinerja (performance improvement) dengan mencari penyebabnya dan mengambil tindakan2 perbaikan.
Applikasi
Strategic-Performance
Management (SPM) atau sering disebut juga Corporate Performance Management (CPM) atau Enterprise Performance Management (EPM) secara
umum dapat diterapkan pada segala ukuran dan jenis organisasi: dari kecil
sampai besar, bisnis atau nirlaba, swasta maupun negara. Korporasi2 berskala
global rata2 sudah mengenal baik manfaat dari SPM dan menerapkannya. Dinegara2
maju, SPM juga diterapkan untuk institusi2
pendidikan dan instansi2 pemerintah.
Di negara2 berkembang
seperti Indonesia tampaknya SPM masih belum dikenal baik dan
diterapkan secara merata. Beberapa korporasi swasta dan negara (Badan Usaha Milik
Negara/BUMN) di negara ini yang berupaya meningkatkan kinerjanya mulai
menerapkannya secara formal dan menyeluruh. Tapi ini tampaknya belum untuk
instansi2 pemerintah.
Institusi SPM
Dalam kaitannya dengan peningkatan dan perbaikan layanan publik, daya saing dan kemajuan negara, kiranya penting untuk sebuah pemerintahan dan negara untuk mengadopsi SPM secara menyeluruh. Kiranya juga penting sebuah keberadaan institusi independen dan kredibel yang membantu negara dalam penerapannya. Institusi ini juga diharapkan dapat lebih menilai kinerja pemerintahan yang berkuasa, terlepas dari partai politik manapun yang membentuknya, secara lebih rasional dan objektif berdasarkan Indikator2 Kinerja Kunci (Key Performance Indicators/KPIs) yang relevan dan bukan gosip2 yang simpang siur.
Institusi SPM
Dalam kaitannya dengan peningkatan dan perbaikan layanan publik, daya saing dan kemajuan negara, kiranya penting untuk sebuah pemerintahan dan negara untuk mengadopsi SPM secara menyeluruh. Kiranya juga penting sebuah keberadaan institusi independen dan kredibel yang membantu negara dalam penerapannya. Institusi ini juga diharapkan dapat lebih menilai kinerja pemerintahan yang berkuasa, terlepas dari partai politik manapun yang membentuknya, secara lebih rasional dan objektif berdasarkan Indikator2 Kinerja Kunci (Key Performance Indicators/KPIs) yang relevan dan bukan gosip2 yang simpang siur.
Terakhir tetapi yang
terutama, penilaian kinerja yang dibuat institusi ini tentu saja harus dalam
rangka memaksimalkan kepentingan mayoritas “pemegang saham” negara Indonesia
alias rakyat negara ini.
Admin
Admin
