![]() |
Jakarta, 3 Agustus 2013
Sebuah edukasi
investasi saham yang sehat akhir2 ini merupakan barang langka. Yang sering dipromosikan
adalah cara2 perdagangan (trading)
saham dengan analisa pergerakan grafik harga saham atau yang lazim disebut
dengan analisa teknikal (technical
analysis). Janji2 muluk seperti imbal hasil yang konsisten rata2
5 persen atau lebih per bulan sampai dengan imbal hasil ratusan persen dalam
hitungan minggu ditebar. Sesekali, keuntungan tersebut mungkin dapat diraih. Tentu
saja dengan dibayangi oleh potensi kerugian yang setara. Tetapi jika membahas
tentang konsistensi imbal hasil, aktivitas perdagangan saham ini patut
diragukan.
